-
The Editor’s Choice
Silahkan baca: buka mata, buka pikiran NOTES: Some Posts are missing while migrate to Other Web Hosting. We work on it.
-
Koperasi Midas Domesday dengan Omzet Miliaran dan Operasi 24 Jam per Hari versus Koperasi Odong-Odong
Untuk memahami tulisan di bawah ini sebaiknya anda membaca: GHIR presents: “Koperasi Midas Domesday dengan Omzet Miliaran dan Operasi 24 Jam per Hari versus Koperasi Odong-Odong” Istilah “Koperasi Odong-Odong” bukan untuk menghina secara emosional, melainkan sebuah diagnosis teknis atas desain yang terlalu cetek, dangkal, dan mentah. Seperti odong-odong di pinggir jalan, ia tampil meriah dengan…
-
Desain Rapuh KOPERASI DESA MERAH PUTIH: Potensi Zonk (Bangkrut) dalam 12 Bulan
Artikel ini kelanjutan dari: Edited 21.02.2026 15:00 Pemerintah baru saja meluncurkan ambisi besar: 80.000 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih (KDMP) yang diproyeksikan selesai pada Maret 2026. Namun, jika kita membedah anatomi kebijakannya, program ini tampak seperti “bebek yang dilepas di sawah dan dipaksa bertelur besok pagi.” Tanpa proteksi distribusi, tanpa mandat pasar, dan dengan struktur…
-
Program Koperasi Desa Merah Putih, Koperasi Hantu dan Risiko Kebangkrutan VOC Jilid 2
Penulis: GHIR as King Midas Presiden Prabowo Subianto mungkin boleh saja berjoget gemoy merayakan peluncuran 80.081 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Izin kelembagaan pun telah dikantongi sejak Juli 2025 melalui pengesahan yang masif, sebagaimana rilis resmi Kemhan mengenai peluncuran kelembagaan 80.000 koperasi tersebut. Sejalan dengan UU Indonesia Tentang Koperasi Secara konstitusi, landasan utama ekonomi koperasi…
-
Alibaba Terbang dan Kaskus Nyungsep: Kisah Dua Raksasa yang Berbeda Nasib
Sejarah internet di akhir milenium kedua (1999) melahirkan banyak bayi ajaib yang diprediksi akan mengubah dunia. Di China, Jack Ma mendirikan Alibaba, sementara di sebuah apartemen mahasiswa di Seattle, Andrew Darwis dan kawan-kawan membidani Kaskus. Keduanya berangkat dari titik nol, tumbuh menjadi fenomena di negara masing-masing, namun berakhir di lintasan yang jauh berbeda. Alibaba bertransformasi…
-
Mengapa Densus 88 Bisa Presisi 100%, tapi Narkoba Tidak? Urgensi Pembentukan “Densus Narkoba”
GHIR of SEJARAHID.com menyajikan: Paradoks Efektivitas: Benturan Karakteristik Ideological-Driven vs Profit-Driven Crime Keberhasilan strategis Densus 88 dalam menekan ancaman terorisme hingga tahun 2026 membuktikan bahwa Polri memiliki kapasitas operasional tingkat tinggi. Namun, efektivitas ini gagal bertransmisi ke sektor pemberantasan narkotika. Secara kriminologis, fenomena ini dijelaskan melalui perbedaan insentif: Terorisme adalah kejahatan berbasis ideologi yang memposisikan…
-
PKI yang ‘Baik Hati’: Antara Mitos dan Fakta 1948–1965
Artikel berikut kelanjutan dari: Narasi mengenai sejarah 1965 di Indonesia kerap terjebak dalam dua kutub ekstrem. Di satu sisi, ada pandangan yang menggambarkan Partai Komunis Indonesia sebagai organisasi sepenuhnya pro-rakyat dan korban pembersihan sepihak. Di sisi lain, terdapat memori kolektif yang menekankan rekam jejak konfrontatifnya dalam sejarah politik Indonesia. Tulisan ini tidak bertujuan menafikan tragedi…
-
Program MBG di Bawah Bayang Politik 2029: Tragedi Anak SD Bunuh Diri dan Surat BEM UGM ke UNICEF
GHIR of SEJARAHID.com mempersembahkan: Sebuah Analisis Kesenjangan Prioritas Anggaran dan Ujian Integritas Kebijakan Publik Skala Ambisi Program dan Beban Akuntabilitas Peristiwa bunuh diri seorang anak sekolah dasar di NTT bukan disebabkan langsung oleh Program Makan Bergizi Gratis (MBG), namun tragedi tersebut memperlihatkan ironi prioritas anggaran yang patut dievaluasi secara serius. Program MBG yang menjadi kebijakan…
-
Praktik Aneh di Indonesia: Menitipkan KTP di Meja Tamu dan Ancaman Privasi
Pernahkah Anda merasa risi saat harus menyerahkan KTP asli kepada petugas keamanan atau resepsionis hanya untuk memasuki sebuah gedung? Di Indonesia, praktik menitipkan KTP di meja tamu masih menjadi prosedur standar, baik di gedung pemerintah maupun swasta. Sebagai gantinya, pengunjung menerima kartu tamu (visitor badge) yang harus dikenakan selama berada di area tersebut. Sekilas tampak…
-
Why Devil Refused to Salute Adam: Diagnosing an “Evil Code Bug” inside Human Clay Interface
SEJARAHID.com presents “Why Devil Refused to Salute Adam: Diagnosing an “Evil Code Bug” inside Human Clay Interface”. This is not a reinterpretation of scripture. It is a diagnostic audit of the human interface that runs it. SCENE 1 INT. THE CELESTIAL COURT – TIMELESS Infinite white light. The atmosphere is heavy, sacred, and pressurized. ANGEL…
-
“Full Technical Audit Evidence”
My post: Indonesian post is missing while move between webhosting, so i translate and post today First Google response: Today i found “something weird” in Google SEPR.
-
Bagaimana Al-Quran dengan Jenius Mengantisipasi Era Sains melalui “Escape Clause” untuk Kisah-Kisah Manusia Super
Dari nabi yang tahan api (Ibrahim) hingga semut yang bisa berbicara (Sulaiman), kisah-kisah mukjizat terdengar seperti mitologi saat ini. Namun, apakah Al-Quran sebenarnya sudah mempersiapkan masalah ini dengan sebuah “jalan keluar” yang terintegrasi di dalamnya? Pendahuluan Mari jujur: jika Anda mendengar tentang seorang pria yang keluar dari api tanpa terbakar sedikit pun, orang lain yang…
-
Analisis Kebijakan Digital Facebook: Desain Risiko Tersembunyi dan Urgensi Reformasi Arsitektur Tanggung Jawab Platform
Di dunia media sosial, beranda kita itu bukan cuma kumpulan informasi, tapi hasil setingan algoritma yang memaksa kita buat interaksi. Tulisan ini mau fokus ke satu hal: gimana desain tanggung jawab itu dibagi antara kita sebagai user dan platform itu sendiri. Ada beda yang sangat jauh antara YouTube dan Meta Platforms (Facebook) soal gimana mereka…
-
The 5,000 List: How Suharto and the CIA Mapped the PKI’s Downfall
The mass killings that followed the events of October 1965 didn’t happen by accident. They didn’t just “break out” like a sudden fire. To understand how the PKI (Indonesian Communist Party) was destroyed so quickly—from big cities down to tiny remote villages—you have to look at the homework done years before the first shot was…
-
Daftar 5.000: Bagaimana Suharto dan CIA Menghancurkan PKI dengan Sangat Cepat
SEJARAHID.com Membicarakan sejarah Indonesia periode 1960–1965 berarti membicarakan sebuah konstelasi politik yang tajam, terpolarisasi, dan telah lama mengeras. Untuk memahami bagaimana pembersihan massal pasca-1965 dapat berlangsung begitu cepat, luas, dan sistematis hingga menjangkau tingkat desa, kuncinya tidak terletak semata pada ledakan peristiwa 1 Oktober, melainkan pada lanskap sosial-politik yang telah dipetakan, dikenali, dan diawasi jauh…
-
Prabowo, Ghost of Boston and Board of Peace Elites
revision 05022026 14:25 SEJARAHID.com The creation of the Board of Peace (BOP), a Washington-backed initiative marketed as a platform for international stability, has unsettled many countries in the Global South. It presents itself as multilateral. But a closer look at who sits inside the club tells a different story. Almost every member already operates within…