-
The Editor’s Choice
Silahkan baca: buka mata, buka pikiran NOTES: Some Posts are missing while migrate to Other Web Hosting. We work on it.
-
Our Song “Lolipop Island” theme Epstein Island
LOLIPOP ISLAND 18032026Copy right @ifafira and King MidasEmail: ifafira@gmail.comhttps://sejarahid.com/ Sunday morning vibes…Lolipop Island… Sunday morning on Lolipop IslandFresh air, got my mind just flyingNo rules here, so no need to pretendCozy inside, make the mood keep rising Sunday morning on Lolipop Island, life is so funEverybody vibing, yeah, we out in the sunPeople walking slowly,…
-
Today I Made National Anthem of Kurdistan “Long Journey of Glorious Kurdistan”
The Anthem of Kurdistan Copy right @ifafira and King MidasEmail: ifafira@gmail.comhttps://sejarahid.com/ It is a long journey A young man has to step Left it all behind Focus on the future From the rugged mountains To the plains of gold A story of the brave Is waiting to be told Kurdistan, the glorious nation Live the…
-
The Midas Domesday Books by Ghailan IRGH: A Blueprint for National Economic Sovereignty
https://drive.google.com/file/d/1WF7yOX1xhj6z4mqQ3tzFiJnZShZMAn_f/view?usp=sharing Executive Summary The Midas Domesday Books: Closed Loop Economy presents an evolutionary economic architecture by Ghailan IRGH, specifically designed as a strategic Global South Case Study (Indonesia). This framework serves as a sovereign blueprint to break the cycle of foreign debt and systemic poverty that plagues emerging nations. By utilizing a tiered Sovereign Digital…
-
Rp200 Triliun MBG: Dari Piring Makan ke Pabrik Devisa Desa (Koperasi Desa Merah Putih)
Ghailan IRGH dari SEJARAHID.com mempersembahkan: Program Makan Bergizi Gratis lahir dari niat mulia untuk memperbaiki kualitas gizi anak Indonesia. Namun dalam perspektif ekonomi pembangunan, muncul pertanyaan penting: apakah Rp200 triliun per tahun seharusnya dihabiskan untuk konsumsi jangka pendek, atau diinvestasikan untuk membangun mesin ekonomi desa yang mampu menghasilkan pendapatan berkelanjutan? Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional…
-
CLOSED LOOP ECONOMY: THE MIDAS DOMESDAY BOOKS IS MEFO BILLS VERSION 2.0
Ghailan IRGH from SEJARAHID.com presents: “Village Funds as ‘Special E-Money’ within a ‘Closed Loop Economy’ System to Eradicate Corruption in Indonesia and the World.” Disclaimer Notice: The terms The Midas Domesday Books and/or (include) Closed Loop Economy are the copyright of Ghailan IRGH from SEJARAHID.com. Commercial use without the express permission of Ghailan IRGH is…
-
DANA DESA berupa “E-Money Khusus” dalam Sitem “Closed Loop Economy”untuk Menghilangkan Korupsi di Indonesia
Ghailan IRGH dari SEJARAHID.com mempersembahkan: “DANA DESA berupa “E-Money Khusus” dalam Sitem “Closed Loop Economy”untuk Menghilangkan Korupsi di Indonesia” Disclaimer Notice: Istilah The Midas Domesday Books and/or (include) Closed Loop Economy adalah copyright Ghailan IRGH dari SEJARAHID.com. Dilarang menggunakannya untuk keperluan komersial tanpa izin dari Ghailan IRGH. Detail The Midas Domesday Books and/or Closed Loop…
-
Carut Marut Operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)
Penulis: Ghailan IRGH Prediksi Kebangkrutan dan Realitas Pasar Operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) kini tengah menjadi sorotan tajam. Ambisi besar untuk menggerakkan ekonomi desa justru dibayangi oleh prediksi suram mengenai keberlanjutan usahanya di tengah ekosistem ritel yang sangat kompetitif. Tanpa adanya Mandate of Distribution yang jelas, KDMP diprediksi akan kesulitan mencapai target omzet untuk…
-
Sebuah Kisah: Warung Desa Merah Putih di Kerajaan Majapahit
Ghailan IRGH of SEJARAHID.com presents: “Sebuah Kisah: Warung Desa Merah Putih di Kerajaan Majapahit”, Jakarta, 03.03.2026. Disclaimer Notice: “Seluruh karakter, tempat, dan kejadian dalam naskah ini adalah fiktif. Jika ada kesamaan nama tokoh atau peristiwa, hal tersebut adalah kebetulan belaka. Kisah ini digunakan untuk tujuan edukasi & komedi satire politik di Kerajaan Majapahit, terutama di…
-
Ketika Dana Desa Hilang Digondol Utang Koperasi Merah Putih dan Lagu “No comment, itu sih derita elo”
Ghailan IRGH of SEJARAHID.com Pemerintah melalui Instruksi Presiden (INPRES) Nomor 17 Tahun 2025 memprediksikan bahwa pembangunan toko dan pergudangan bagi 80.000 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) adalah langkah strategis untuk kedaulatan pangan dan penguatan ekonomi akar rumput. Narasi yang dibangun adalah “percepatan”. Namun, jika kita membedah isi Inpres tersebut bersama PMK Nomor 7 Tahun 2025,…
-
Simpang Siur Mobil Pickup India dan Penghematan Biaya Operasional Koperasi Merah Putih
(Lanjutan dari “Hitam Putih Koperasi Merah Putih”) Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih resmi dicanangkan sebagai program strategis nasional berdasarkan Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2025, dengan target 80.000 koperasi dan plafon pinjaman hingga Rp3 miliar per unit (bukan hibah), sebagaimana disampaikan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan. Namun penting ditegaskan bahwa…
-
Hitam Putih Koperasi Desa Merah Putih
Rencana ambisius pemerintah membentuk 80.000 koperasi desa secara serentak terdengar heroik. Nama “Merah Putih” membangkitkan emosi kebangsaan. Namun di balik simbol itu, publik masih bertanya satu hal sederhana: Ini sebenarnya Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) “makhluk” seperti apa? Apakah ini gerakan ekonomi rakyat murni?Apakah ini program kredit terselubung?Apakah ini proyek distribusi dana stimulus?Atau ini rekayasa…
-
Uji Kelayakan dan Risiko Kelembagaan Koperasi Desa Merah Putih: Siapkah Kepala Desa Menanggung Risiko Utang Rp3 Miliar?
Artikel ini merupakan bagian ke-4 dari rangkaian analisis kritis: Saat ini, pemerintah sedang menjalankan dua program masif secara simultan: Program Makan Bergizi Gratis (yang telah dibahas di artikel sebelumnya) dan Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Khusus untuk KDMP, ambisi membangun 80.000 unit pada Maret 2026 menyisakan pertanyaan fundamental: Apakah pemerintah sudah menyiapkan Business Model…
-
Indonesia “Underweight Actor” yang Terjebak Diplomasi Ganda dalam Masalah Perdamaian Palestina
Anomaly Among Allies: Terasing di Meja Washington Artikel ini kelanjutan dari: Kehadiran Indonesia di Board of Peace (BOP) adalah anomali diplomatik yang menuntut pembacaan kritis. Secara struktural, BOP didominasi oleh negara-negara dengan ketergantungan keamanan mutlak terhadap Amerika Serikat. Indonesia berdiri di sana sebagai “Underweight Actor”—raksasa ekonomi dan moral yang bertinju di bawah kelas beratnya. Tanpa…
-
Umat Islam Terjebak ‘Hadist Kucing, Cicak, Lalat dsb’, tapi Lupa Strategi Muhammad Menaklukkan Mekah
Belakangan ini, ruang publik digital kita sering diramaikan oleh perdebatan mengenai hewan peliharaan, mulai dari kucing hingga ayam, yang didasarkan pada potongan-potongan hadis. Munculnya narasi bahwa Nabi Muhammad SAW tidak menganjurkan memelihara kucing, atau sebaliknya, menjadikan kucing sebagai hewan kesayangan, seringkali membuat umat terjebak pada hal-hal yang bersifat “ecek-ecek” atau “receh” bukan hal yang penting…
-
Koperasi “Midas Domesday” dengan Omzet Miliaran dan Operasi 24 Jam per Hari versus Koperasi Odong-Odong
Untuk memahami tulisan di bawah ini sebaiknya anda membaca: GHIR presents: “Koperasi Midas Domesday dengan Omzet Miliaran dan Operasi 24 Jam per Hari versus Koperasi Odong-Odong” Istilah “Koperasi Odong-Odong” bukan untuk menghina secara emosional, melainkan sebuah diagnosis teknis atas desain yang terlalu cetek, dangkal, dan mentah. Seperti odong-odong di pinggir jalan, ia tampil meriah dengan…